Dalam mempelajari meditasi, seseorang harus memulai dengan latihan dasar sebelum mempelajari metode lanjutan (advance). Latihan dasar harus dilatih hingga sangat familiar dan terampil. Jika latihan dasar ini sudah dilatih dengan baik, tahapan berikutnya menjadi mudah untuk dipelajari.

Ketika hendak keluar dari kondisi meditatif, gerakkan pikiran terlebih dahulu, lepaskan metode. Letakkan perhatian pada seluruh tubuh, lalu tarik napas dalam sebanyak dua, tiga kali. Setelah napas kembali normal, mulailah menggerakkan tubuh, lalu gosokkan kedua telapak tangan dan lakukan pemijatan ke seluruh tubuh.

Setelah menghitung napas dengan jelas dan lancar berulang kali, batin anda menjadi tenang dan halus sehingga obyek meditasi menjadi terasa kasar kemudian batin ini otomatis akan melepas perhitungan napas itu. Saat tidak ingin menghitung napas lagi, pikiran anda dengan napas telah menjadi satu. Setiap hembusan napas menjadi sangat jelas, sangat detil. Napas yang sangat halus bisa anda sadari dengan sangat jelas. Pikiran selalu fokus di sana. Tahapan ini disebut mengikuti napas.

Manfaat dari menghitung angka ini untuk membuat anda lebih sadar, “Oh! Sekarang saya sedang memperhatikan napas ini. ‘Satu.’ Saya masih memperhatikan napas.” Perhatian kita sepenuhnya diletakkan pada pernapasan. Melalui perhatian terhadap napas ini, pikiran kita perlahan-lahan akan menjadi terfokus.

Sebelum mengamati napas, anda harus merelakskan tubuh. Setelah merelakskan bagian-bagian tubuh, kita mengamati keseluruhan tubuh dan secara alami menyadari adanya napas.

Stop hoping for the better. Stop hoping to be calm and normal. Stop the desires and forcefull achievement. The heart is normal and calm.

Chi Chern Fashi
...

Setelah melakukan relaksasi per bagian tubuh (body scanning), kita menyadari ke keseluruhan tubuh ini. Biasanya perhatian kita akan tertuju pada sensasi yang paling dominan. Bila tubuh sudah cukup relaks, otomatis nafas akan muncul dengan sendirinya dalam kesadaran kita. Tetapi bila pikiran sudah sangat stabil, kesadaran kita bisa langsung menyadari keseluruhan tubuh.

Batin kita punya fungsi untuk bisa merasakan dan menyadari seluruh tubuh. Bawa perhatian kita kembali ke tubuh untuk merasakan sensasi tubuh ini. Lalu dari bagian tubuh paling atas, perlahan-lahan turun, bagian perbagian kita rasakan sensasinya lalu dengan lembut kita relakskan hingga akhirnya sampai pada bagian kaki.

Saat belajar duduk bermeditasi bisa muncul halangan yang berasal dari tubuh ini. Secara umum halangan ini adalah tidak bisa duduk bersila dan munculnya rasa tidak nyaman di bagian tubuh tertentu. Di samping kedua masalah ini, bisa juga muncul rasa kantuk akibat kelelahan yang mana juga berhubungan dengan kondisi tubuh kita.

Janganlah tergesa-gesa. Begitu masuk ke aula meditasi ingin segera bermeditasi. Belum sempat cukup relaks sudah ingin segera bermeditasi. Sebelum memasuki kondisi meditatif, kita harus memahami bagaimana merelakskan dan mengatur postur tubuh kita terlebih dulu. Baru kemudian duduk bermeditasi.