Ketika hendak keluar dari kondisi meditatif, gerakkan pikiran terlebih dahulu, lepaskan metode. Letakkan perhatian pada seluruh tubuh, lalu tarik napas dalam sebanyak dua, tiga kali. Setelah napas kembali normal, mulailah menggerakkan tubuh, lalu gosokkan kedua telapak tangan dan lakukan pemijatan ke seluruh tubuh.

Setelah menghitung napas dengan jelas dan lancar berulang kali, batin anda menjadi tenang dan halus sehingga obyek meditasi menjadi terasa kasar kemudian batin ini otomatis akan melepas perhitungan napas itu. Saat tidak ingin menghitung napas lagi, pikiran anda dengan napas telah menjadi satu. Setiap hembusan napas menjadi sangat jelas, sangat detil. Napas yang sangat halus bisa anda sadari dengan sangat jelas. Pikiran selalu fokus di sana. Tahapan ini disebut mengikuti napas.

Manfaat dari menghitung angka ini untuk membuat anda lebih sadar, “Oh! Sekarang saya sedang memperhatikan napas ini. ‘Satu.’ Saya masih memperhatikan napas.” Perhatian kita sepenuhnya diletakkan pada pernapasan. Melalui perhatian terhadap napas ini, pikiran kita perlahan-lahan akan menjadi terfokus.

Sebelum mengamati napas, anda harus merelakskan tubuh. Setelah merelakskan bagian-bagian tubuh, kita mengamati keseluruhan tubuh dan secara alami menyadari adanya napas.

Stop hoping for the better. Stop hoping to be calm and normal. Stop the desires and forcefull achievement. The heart is normal and calm.

Chi Chern Fashi

Setelah melakukan relaksasi per bagian tubuh (body scanning), kita menyadari ke keseluruhan tubuh ini. Biasanya perhatian kita akan tertuju pada sensasi yang paling dominan. Bila tubuh sudah cukup relaks, otomatis nafas akan muncul dengan sendirinya dalam kesadaran kita. Tetapi bila pikiran sudah sangat stabil, kesadaran kita bisa langsung menyadari keseluruhan tubuh.

Tujuh tahun setelah kami pindah di Changyinsha, saya menyaksikan sendiri apa yang bisa diakibatkan oleh bencana banjir, meski memang tidak memukul kami secara langsung karena kami tinggal sekian kilometer dari sungai. Saya ingat waktu itu hujan turun tanpa putus selama sebulan lebih. Angin topan datang, datang lagi, dan terus datang. Angin makin kencang dan makin kencang dan terus menderu. Hujan tumpah sangat deras dan mengibas-ngibas. Read more

Batin kita punya fungsi untuk bisa merasakan dan menyadari seluruh tubuh. Bawa perhatian kita kembali ke tubuh untuk merasakan sensasi tubuh ini. Lalu dari bagian tubuh paling atas, perlahan-lahan turun, bagian perbagian kita rasakan sensasinya lalu dengan lembut kita relakskan hingga akhirnya sampai pada bagian kaki.

Saat belajar duduk bermeditasi bisa muncul halangan yang berasal dari tubuh ini. Secara umum halangan ini adalah tidak bisa duduk bersila dan munculnya rasa tidak nyaman di bagian tubuh tertentu. Di samping kedua masalah ini, bisa juga muncul rasa kantuk akibat kelelahan yang mana juga berhubungan dengan kondisi tubuh kita.

Janganlah tergesa-gesa. Begitu masuk ke aula meditasi ingin segera bermeditasi. Belum sempat cukup relaks sudah ingin segera bermeditasi. Sebelum memasuki kondisi meditatif, kita harus memahami bagaimana merelakskan dan mengatur postur tubuh kita terlebih dulu. Baru kemudian duduk bermeditasi.

Jika seseorang bekerja untuk melayani banyak orang karena di situ dia memperoleh penghargaan, menjadi diakui, merasa telah berbuat sesuatu, maka dia motivasi-nya dalam bekerja adalah untuk ego-nya. Dalam hal ini dia harus berhati-hati dan lebih mengutamakan praktik ketimbang melayani. Oleh karena, tindakan yang sering kita ulang akan menjadi kebiasaan dan menjadi semakin kuat. Read more

Ada 4 perlengkapan yang kita butuhkan dalam meditasi. Alas duduk (matras) dan bantal duduk (cushion) digunakan untuk mengatur postur tubuh kita. Handuk dan pakaian yg sesuai digunakan untuk melindungi tubuh kita.

Setelah mengatur postur tubuh bagian bawah dengan menyilangkan kedua kaki, tubuh harus tegak lurus. Seakan-akan ada sebuah tali yang menarik ubun-ubun kita ke atas. Adalah sangat penting untuk menegakkan tulang punggung kita. Boleh di bilang bahwa dari keseluruhan postur tubuh, posisi tulang punggung yang tegak adalah yang terpenting.

Dalam mengatur postur duduk kita memperhatikan 7 point vairocana. Yang pertama adalah (1) kaki. Setelah tubuh bagian bawah berada pada postur yang tepat, barulah tubuh bagian atas yaitu (2) tulang punggung, (3) tangan, dan (4) pundak bisa berada pada postur yang tepat. Setelah itu kita bisa mengatur wajah yaitu (5) lidah, (6) mulut, dan (7) mata. Postur tubuh yang benar pada akhirnya akan membuat relaksasi terjadi secara alami.