Postur Tubuh

1 year ago by in Metode

Postur meditasiBatin dan tubuh bagaikan satu koin dengan dua sisi, saling mempengaruhi satu sama lain. Kondisi batin yang relaks harus didukung oleh tubuh yang relaks juga. Relaksnya tubuh ini juga akan menular pada batin sehingga batin juga cenderung menjadi relaks.

Dalam bermeditasi, kita memulainya dengan merelakskan tubuh terlebih dahulu. Tubuh relaks artinya otot-otot kita dalam kondisi relaks, tidak mengeluarkan tenaga. Jadi, postur tubuh menjadi dasar yang harus di perhatikan dan dilatih dengan baik. Jika postur tidak benar dan tepat, tidak mungkin kita bisa menjadi relaks. Ibarat bangunan bertingkat, postur tubuh adalah bagian fondasi yang menyokong berdirinya bangunan.

Postur utama dalam bermeditasi adalah duduk. Postur duduk ini mendukung kesadaran / keawasan kita. Postur tidur  cenderung terlalu relaks dan postur berdiri cenderung lebih aktif. Dengan demikian setiap praktisi meditasi harus belajar untuk duduk dengan postur yang benar. Agar kita bisa duduk dengan otot relaks, postur kita harus benar. Jika posisi tidak benar, maka otot harus mengeluarkan energi atau tenaga untuk mempertahankan postur tubuh.

Tubuh ini adalah susunan kerangka tulang yang dibungkus daging, organ tubuh, dan kulit. Pada susunan kerangka tulang ini, bagian terpenting adalah tulang punggung. Tulang punggung adalah penyangga utama. Tulang punggung terdiri dari banyak ruas tulang. Kalau tubuh ini menjadi relaks, kita harus mengatur setiap ruas tulang berada pada posisi yang tepat. Tulang punggung yang tersusun dengan tepat membuat kita bisa duduk dengan tegak tanpa mengeluarkan tenaga. Seperti kepingan uang logam bisa disusun tegak menjadi tinggi.

Tulang punggung yang tersusun ini akan membentuk sebuah lubang saluran sistem saraf, juga sirkulasi darah. Ketika duduk bermeditasi, sebagian orang mungkin akan mengalami pergerakan Chi. Yaitu adanya energi yang mengalir dalam diri. Pada dasarnya, energi ini mengalir melalui sumsum tulang punggung.

Dalam mengatur postur duduk kita memperhatikan 7 point vairocana. Yang pertama adalah (1) kaki. Seluruh tubuh ini bertumpu pada tubuh bagian bawah yaitu posisi kaki kita. Setelah tubuh bagian bawah berada pada postur yang tepat, barulah tubuh bagian atas yaitu (2) tulang punggung, (3) tangan, dan (4) pundak bisa berada pada postur yang tepat. Oleh karena itu kita harus menyesuaikan susunan kerangka tubuh kita agar bisa tegak dalam kondisi duduk. Untuk itu kita menggunakan alas duduk (matras) dan bantal duduk (cushion) sebagai perlengkapan pendukung. Setelah itu kita bisa mengatur wajah yaitu (5) lidah, (6) mulut, dan (7) mata. Sesudah seluruh tubuh berada pada postur yang tepat, barulah tubuh bisa menjadi relaks. Postur tubuh yang benar pada akhirnya akan membuat relaksasi terjadi secara alami.

3 Responses to “Postur Tubuh”


[...] mengatur alas dan bantal, kita mengatur postur tubuh kita. Setelah postur tubuh sudah berada dalam posisi tepat, tidak usah tergesa-gesa. Anda bisa [...]

[...] Mengatur postur tubuh [...]

[...] kita atur postur duduk kita dengan benar. Lalu setelah duduk dengan postur benar, kita mulai  merelakskan tubuh. Saat merelakskan, kita [...]

Leave a Comment